Selasa, 05 November 2013

Trobleshooting pada Komputer


 
 
 
 
TROUBLESHOOTING

Pengertian Troubleshooting
   
    Troubleshooting adalah Sebuah istlah dalam bahasa Inggris yang merujuk kepada sebuah bentuk penyelesaian sebuah masalah pada komputer. Yang dicari adalah sumber masalah secara sistematis sehingga masalah dapat diselesaikan. Dan proses penghilangnya penyebab masalah.


Jenis Troubleshooting

    Troubleshooting dibagi menjadi 2 yaitu:
•    Preventif yaitu sebelum terjadi masalah
     o    Back up file yang penting
     o    Gunakan antivirus, firewall, dll
•    Reaktif yaitu setelah terjadi masalah
Ada 2 teknik penelurusan yaitu maju dan mundur.
    Teknik penelusuran maju: permasalahaan diidenfikasi dengan pendeteksian sejak komputer awal dirakit.
Contoh: memeriksa kabel komponen seperti Motherboard, VGA, Power Supply, DLL.
    Teknik penelurusan mundur: mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan.
Contoh: CD ROM tidak dapat membaca cd dengan benar dan baik.

Antivirus

   
    Antivirus adalah untuk mencegah dan mengatasi virus. Antivirus sebaiknya mempunyai support dari developer beberapa virus definition update yang bersinambungan.
Jenis-jenis antivirus ada yang bayar, gratis (free) dan juga ada yang trial. Contoh:
•    Berbayar: Eset, Norton, Kaspersky, dll
•    Gratis: Smadav, AVG free, dll
Antivirus harus sering diupdate agar selalu bisa mengenali jenis virus baru dan sebaiknya di update 1 minggu sekali.   

Optimasi Hard Disk

Partisi Hard Disk

    Partisi Hard Disk adalah pengaturan data pada hard disk. Juga bisa proses pembagian ruang kosong pada Hard Disk utuk memberikan File System pada ruang kosong yang terdapat pada Hard Disk
Error checking pada Hard Disk

    Error Checking adalah mencari kesalahan dan melakukan perbaikan pada Hard Disk

Defrag Hard disk
   
    Disk defragmenter adalah suatu program yang berguna untuk merapikan kembali file-file yang diperbarui atau yang telah di install baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Fungsi dari Defragmenter disk untuk menstabilkan pc dan keadaan Hard Disk karena defragmenter mampu mengelakkan boot sector dalam Hard Disk

Recovery pada Hard Disk

    Mendapatkan data kembali bila partisi, file, atau direktori rusak\hilang:
Penyebab data rusak\hilang:
•    Virus
•    Ketidak sengajaan menghapus
•    Terkena aliran listrik yang tiba-tiba turun (lampu mati) atau low Battery

Mempercepat Kinerja komputer


    Menjalankan Disk cleanup, menghapus file sementara yang tidak digunakan lagi. Menggunakan disable pada Startup Program

1 komentar: